Connection Positif, Budaya Kera Produktif
  • Admin
  • 26 Januari 2026
  • 33x Dilihat
  • Berita

Connection Positif, Budaya Kera Produktif

Kepala BDK Denpasar, Saprillah membina apel pagi(Senin, 26/01). Dalam apel tersebut, Pembina apel menyampaikan pentingnya konsep connection dalam lingkup pekerjaan.

“Kita semua terhubung oleh connection. Connection bukan sekadar komunikasi, bukan hanya soal koordinasi tugas, tetapi tentang bagaimana kita membangun hubungan kerja yang sehat, saling percaya, dan saling menghargai. Dari cara kita menyapa, bekerja sama, menyelesaikan masalah, hingga melayani masyarakat—semuanya adalah bentuk koneksi” ujarnya

Lebih lanjut lagi Saprillah menekankan bahwa koneksi yang baik tidak akan berhenti pada satu interaksi. Ia akan meninggalkan jejak. Jejak dalam bentuk kebiasaan, pola kerja, dan sikap yang terus berulang.

“Apa yang kita lakukan hari ini, sekecil apa pun, akan terekam dan menjadi contoh—baik bagi rekan kerja maupun bagi lingkungan sekitar kita” tuturnya

Saprillah juga menyampaikan bahwa dari jejak kebiasaan itu akan terbentuk budaya kerja. Budaya tidak hadir secara instan, tidak juga hanya ditetapkan lewat aturan atau slogan. Budaya lahir dari konsistensi: dari bagaimana kita bersikap ketika diawasi maupun ketika tidak, dari cara kita menyikapi perbedaan, dan dari komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik.

Oleh karena itu, menurut Saprillah seluruh pihak harus dapat membangun dan merawat koneksi yang positif di lingkungan kerja kita.

“Mari perkuat komunikasi, tingkatkan kolaborasi, dan tumbuhkan rasa memiliki. Ketika koneksi terjalin dengan baik, pekerjaan menjadi lebih ringan, suasana kerja menjadi lebih sehat, dan tujuan organisasi lebih mudah kita capai bersama” tutupnya