
DUKUNG PEMERINTAH TERAPKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM, BDK GELAR BIMTEK EPP DAN AKP
(Jumat, 31/01/2025)
Di penghujung Bulan Januari ini, Balai Diklat Keagamaan Denpasar menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Evaluasi Pasca Pelatihan (EPP) dan Analisis Kebutuhan Pelatihan (AKP) Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2025.
Pelaksanaan Bimtek ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelatihan yang telah diberikan memberikan dampak yang diharapkan, kebutuhan individu, organisasi, dan tuntutan pekerjaan.
Menghadirkan pakar Bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Guru Besar Universitas Pendidikan Ganesha,Prof. Dr. I Wayan Widiana, , Bimtek ini mengupas tuntas terkait Konsep, Model Evaluasi, dabnHadir secara langsung dalam bimtek tersebut Kepala BDK Denpasar, Suyatno beserta Kepala subbagian TU, Ngapirin
Kepala BDK mengawali bimtek dengan memberikan arahan singkat. Dalam arahannya, Suyatno menyampaikan beberapa hal, diantaranya visi pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran dan harapan seluruh elemen terutama ASN harus berjuang memperkuat pelayanan masyarakat.
“Kita di BDK Denpasar, memiliki tugas yang cukup berat. Bagaimana sebagai Lembaga pelatihan dengan jumlah ASN di tiga wilayah kerja yang banyak harus dapat mengakomodasi seluruhnya, ini merupakan tantangan. Perlu dipikirkan cara dan strategi yang tepat, apalagi dengan sistem pemerintahan yang baru, kuncinya efisien dan efektif” ujar Suyatno
Bimtek pada hari ini menurut Suyatno, merupakan momen yang tepat untuk melihat kebutuhan pelatihan, sehingga pelatihan yang nantinya diberikan dapat tepat sasaran.
Suyatno menjelaskan bahwa Pelatihan tidak hanya berbasis di wilayah kerja.
“Jika dahulu, kita datang ke wilayah kerja dan meminta kemenag setempat menyiapkan peserta, tapi sekarang pelatihan lebih open ke semua kalangan. Ini sudah menjadi bahan diskusi di berbagai kesempatan. Maka hari ini kita kumpul disini, kita ingin merumuskan bagaimana mnencari formula yang tepat sehingga pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan yang diinginkan stakeholder dan kebutuhan peserta. Kami harap Prof. Widiana dapet memberikan insight kepada kami terkait EPP dan AKP ini” ujar Suyatno mengakhiri arahan.